RAKORCAM KECAMATAN MERBAU MATARAM, TETAP PRODUKTIF DI TENGAH COVID-19

by -265 views

HarApanNEWS.COM 09 Juni 2020, Pelaksanaan Program Keluarga Harapan (PPKH) Kecamatan Merbabu Mataram melaksanakan rapat koordinasi kecamatan rakorcam via telekonferen, rapat di pimpin langsung oleh kordinator PKH Lampung Selatan 2 Ahmad Salasi dalam kesempatan rakorcam korkab menyampaikan beberapa poin penting
1. Menginstruksikan Gerakan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Pegang Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) Sendiri untuk memastikan bantuan sosial (bansos) Program Keluarga Harapan (PKH) tepat sasaran. Pasalnya, masih indikasi ada KKS yang tidak dipegang langsung oleh KPM PKH, apakah itu ketua kelompok, Bri link, e-Warong, aparat desa.

“Saya minta kepada pendamping PKH di lapangan untuk memastikan KKS benar-benar bisa dipegang sendiri oleh KPM untuk mengurangi resiko penyalahgunaan,”

Selain itu, Gerakan KPM Pegang KKS Sendiri dimaksudkan agar KPM mandiri dalam pengambilan bantuan sosial tunai serta meningkatkan kesadaran dan kemauan KPM untuk berlatih bertransaksi menggunakan KKS.
2. Meningkatkan koordinasi dengan desa, program labeling untuk rumah KPM PKH untuk bisa dilanjutkan kembali, tentu dengan tetap menerapkan protokol kesehatan, disamping itu kami berharap pendamping bisa berkoordinasi dengan pemerintah Desa Untuk memberikan informasi melalui banner data penerima bansos khususnya bansos PKH.
3. Kegiatan home visit untuk tetap jalan, kegiatan p2k2 sementara berhenti, tapi untuk kegiatan home visit harus tetap jalan, hal ini sangat pentingnya untuk memastikan pendamping tau permasalahan KPM PKH.
4. Pendamping PKH harus mampu mencounter issu issu negatif yg belakangan menyudutkan bahkan cenderung fitnah terhadap pelaksanaan program PKH, artinya setiap pendamping harus peka ketika issu itu muncul di wilayah kerjanya, maka pendamping harus bisa menyelesaikan, jangan sebaliknya acuh tak acuh seperti tak punya beban.
5. Membangun soliditas antar pendamping di setiap kecamatan, kerjasama yg baik antar pendamping sangat penting, kekompakan pendamping sangat dibutuhkan dalam pelaksanaan program, sehingga program mampu berjalan dengan baik.

Baca Juga  Aset Bumiputera Terus Menyusut, Pembayaran Klaim Nasabah Masih Sekadar Wacana

6. Protokol kesehatan yang dianjurkan ketika penyaluran bansos PKH di antaranya keluar rumah dalam kondisi sehat dan memakai masker; menghindari kerumunan; tidak bersalaman dan jaga jarak dengan orang lain minimal satu meter; tidak menyentuh wajah (mata, hidung, dan mulut); cuci tangan pakai sabun/hand sanitizer setelah bertransaksi ambil uang di ATM ataupun mesin EDC belanja di e-Warong; segera pulang setelah ambil bansos; serta segera mandi ganti pakaian dan langsung dicuci ketika sampai di rumah untuk terus disosialisasikan.

Pandemi Covid-19 telah mengubah tatanan kehidupan seperti cara komunikasi dan bersosialisasi yang kini lebih banyak dilakukan secara virtual. Hal ini juga berdampak pada sistem koordinasi SDM PKH saat ini yang bisa dilakukan secara daring.

Baca Juga  Bansos, Insentif, hingga Vaksinasi Jadi Upaya Pemerintah Tangani Pandemi

Menurut Korkab 2 PKH Lampung Selatan (Salasi), salah satu implikasi dari adanya pandemi adalah koordinasi dapat menghemat biaya karena dilakukan secara virtual.

“Oleh karena itu saya sangat berharap kepada Pendamping agar kita berkoordinasi secara intensif. Tidak ada hal yang menghalangi kita meski tengah terjadi pandemi, apalagi kita bisa dengan konferensi video. Saya percaya kita selalu berusaha meningkatkan kualitas layanan dalam bekerja,” terang Salasi.

Dikonfirmasi via telpon Korwil PKH Lampung-1 (Irpangi, MM) menyampaikan terima kasih kepada SDM PKH Lampung Selatan dAn Korkab PKH Lampung Selatan Atas Kinerjanya selama ini, di Tengah wabah Covid 19 masih rutin melaksanakan rapat koordinasi melalui daring aplikasi zoom cloud meeting. Dengan membahas berbagai Hal, Yang tentunya agar pelaksanaan PKH di kab lampung Selatan berjalan dengan Baik. (dbs)