Mantan Ketua KOPRI Komisariat UIN Raden Intan Lampung Yang Berkiprah Menjadi Pejuang Sosial PPKH

by -212 views

HarApanNEWS.com. KOTABUMI– Mantan Ketua KOPRI( Korps PMII Putri) Komisariat Universitas Islam Negeri(UIN) Raden Intan Lampung, yang saat ini berkiprah menjadi Pelaksana Program Keluarga Harapan(PPKH), Kabupaten Lampung Utara.

Reni Aprian Citra, S.pd, kepada kontributor HarApanNews. com, saat berkunjung kerumahnya di Desa Aji Kagungan, Kecamatan Abung Kunang, Senin(31/8/2020), bercerita, bahwa saat ini, dirinya menjadi Pendamping Sosial PKH yang bertugas di Kecamatan Abung Kunang.

“Ya saat ini aktivitas saya menjadi Pelaksana Program Keluarga Harapan di Kecamatan Abung Kunang,” ucap alumni mahasiswi UIN Raden Intan Lampung Ini.

Reni, panggilan akrabnya mengatakan, banyak pengalaman berharga serta ilmu yang dia peroleh pasca dirinya bergabung menjadi salah satu pejuang sosial Program Keluarga Harapan(PKH), Kabupaten Lampung Utara. “Banyak pengalaman berharga serta ilmu yang saya peroleh, sebagai pelaksana program saya harus bisa sabar serta tulus mengedukasi peserta PKH dampingan yang notabene masyarakat atau keluarga pra sejahtera,” ujarnya.

Baca Juga  Pandemi Ubah Pola Konsumsi, Industri Makanan Perlu Berinovasi

“Saya harus bisa masuk kedunia mereka(KPM), harus menjadi tauladan mereka dan harus bisa merubah pola pikir serta perilaku yang salah dalam pemanfaatan dana bansos PKH, demi tercapainya tujuan program,” sambung putri bungsu dari empat bersaudara, pasangan Muchtaridi dan Hayana.

Mantan aktivis PMII yang memiliki motto hidup “Jika bergerak maka saya ada dan saya akan berguna untuk semua orang”. Mengungkapkan sekarang ini, keluarga Penerima Manfaat((KPM) PKH dampingannya ada 222 peserta yang tersebar di tiga Desa dari 7 Desa yang ada di Kecamatan Abung Kunang. “Menjadi kewajiban dan tanggung jawab serta amanah bagi saya rutin coaching peserta penerima manfaat PKH dampingan, minimal sebulan sekali pemberian materi dalam modul Family Development Session(FDS) atau istilah lainnya Pertemuan Peningkatan Kemampuan Keluarga(P2K2),” pungkasnya. (des).