PEREMPUAN ( KPM PKH ) DAN PERANNYA DALAM KETAHANAN PANGAN KELUARGA

by -809 views

HarApanNEWS.com. Tidak dapat dipungkiri, Perempuan mempunyai peran penting dalam menjaga ketahanan pangan rumah tangga, baik peran domestik maupun peran publik. Menurut DR. Yuniar Aviati Syarief, Dosen Pascasarjana UNILA Prodi Ilmu Penyuluhan Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat, “Perempuan ( Ibu rumah tangga ) menjadi penanggung jawab logistik dalam keluarganya, yang menyiapkan, mengolah dan menyajikan konsumsi bagi anggota rumah tangga. Bayangkan, bagaimana suami, anak – anak dan anggota rumah tangga lainnya bisa beraktivitas dengan lancar kalau mereka kelaparan. Ibarat berangkat perang tanpa amunisi. Sehingga, tepat bila dikatakan Perempuan memiliki peran vital dalam ketahanan pangan Keluarganya,” tutur beliau.

Peneliti dari Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Sumatera Utara, Khadijah El Ramija mengatakan bahwa, ” perempuan mempunyai peran penting dalam ketahanan pangan, terutama ketahanan keluarga. Kalau kita lihat di Sumatera Utara, hampir 80 persen tenaga kerja di bidang pertanian adalah kaum perempuan,” ucapnya.

Masih menurut Khadijah, “di Indonesia jumlah tenaga kerja perempuan di sektor pertanian mencapai 76 persen dan 24 persen lainnya laki-laki,” imbuhnya.

Baca Juga  Bansos, Insentif, hingga Vaksinasi Jadi Upaya Pemerintah Tangani Pandemi

Dalam peran publik, keterlibatan perempuan dalam ketahanan pangan Keluarga tidak kalah penting, apalagi dimasa pandemi covid yang telah berdampak terhadap seluruh sendi kehidupan. Berbagai kegiatan diversifikasi pada semua sektor dilakukan oleh Pemerintah, swasta, kelompok masyarakat bahkan individu, dan itu banyak melibatkan peran perempuan.

Sebagai masyarakat agraris, sektor pertanian menarik minat para ibu rumah tangga untuk menggelutinya sebagai salah satu upaya turut berperan menjaga ketahanan pangan Keluarga. Tak terkecuali para Keluarga Penerima Manfaat Program Keluarga Harapan ( KPM PKH ) Kabupaten Lampung Tengah. Melalui pemberdayaan yang dilakukan oleh Pendamping Sosial PKH dengan Gerakan Ayo Menanam ( GerYoNam ) di Kecamatan Terbanggi Besar, Terusan Nunyai, Way Pengubuan, dan Seputih Raman, para KPM PKH yang sebagian besar pengurusnya Perempuan diajak untuk mengoptimalkan lahan atau pekarangan supaya produktif, berupa budidaya tanaman dan memelihara ikan. Banyak manfaat yang dapat dirasakan oleh KPM PKH antara lain : tersedianya warung hidup, lumbung hidup, apotik hidup dan bank hidup, karena mereka menanam tanaman sayur – sayuran, tanaman buah, tanaman obat dan jenis tanaman yang mengandung karbohidrat seperti singkong, umbi dll. Selain untuk mencukupi pangan dan gizi, diharapkan juga menjadi sumber pendapatan keluarga.

Baca Juga  Pandemi Ubah Pola Konsumsi, Industri Makanan Perlu Berinovasi

Ibu Marsilah ( KPM PKH Bandar Jaya Timur ) mengatakan, “untuk kebutuhan sehari – hari, Saya tidak perlu membeli cabai atau sayuran lagi sejak punya tanaman sendiri. Bahkan Saya dapat penghasilan tambahan dari menjual sayuran yang Saya tanam di pekarangan,” kata Marsilah.

Sementara itu untuk menyadarkan pentingnya peran domestik Perempuan, Pendamping Sosial PKH memberikan edukasi kepada KPM PKH tentang pentingnya kesehatan dan gizi keluarga melalui Family Development Session agar KPM PKH memiliki pengetahuan dan pemahaman tentang pangan yang bergizi, serta sadar akan peran vital mereka sebagai pilar ketahanan pangan.

Selain sebagai sumber pangan dan keuntungan ekonomi, kegiatan optimalisasi lahan atau pekarangan tersebut diharapkan akan menumbuhkan kesadaran dan kepercayaan diri para KPM PKH bahwa sebagai Perempuan, mereka punya peran penting dalam menjaga ketahanan pangan Keluarga. ( Lss )