Komitmen PT. Pertamina dalam Rangka Mendukung Program Pemerintah

oleh -316 Dilihat
oleh

HarApanNEWS.COM PT Pertamina (Persero) tak main-main untuk menjalankan komitmennya mendukung program pemerintah untuk mencapai netral karbon atau net zero emissions (NZE) pada 2060 mendatang atau lebih cepat.Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati mengungkapkan, perseroan akan mengalokasikan anggaran hingga US$ 150 miliar atau sekitar Rp 2.322 triliun (asumsi kurs Rp 15.490 per US$) untuk pengembangan energi baru terbarukan sampai 2060.

Beberapa program menuju energi bersih yang dijalankan perseroan yaitu pengembangan green hydrogen (hidrogen hijau) dan juga produk baterai kendaraan listrik (Electric Vehicle/ EV battery).”Kita mulai sisihkan anggaran investasi itu gak hanya existing tapi juga untuk EBT.

Kalau kita hitung sampai 2060 total angkanya berkisar US$ 120 – 150 miliar. Karena ini kan bisnis besar,” ungkap Nicke kepada CNBC Indonesia di sela acara SOE International Conference di Nusa Dua, Bali, Senin (17/10/2022).

Selain mengembangkan energi terbarukan, Nicke pun membeberkan sejumlah langkah strategis perseroan untuk mencapai netral karbon, mulai dari efisiensi kilang dan blok minyak dan gas bumi (migas) perseroan, melaksanakan Program Langit Biru dengan menyediakan produk Bahan Bakar Minyak (BBM) yang lebih ramah lingkungan dan pemakaian Bahan Bakar Nabati (BBN), hingga pemakaian teknologi Carbon Capture, Utilization & Storage (CCUS).

Nicke menyebut, sejak tahun 2019, Pertamina sudah berupaya menurunkan emisi karbon dalam bisnis-bisnisnya. Hasilnya, pada 2021 emisi karbon perusahaan berhasil turun di angka 29%.Seperti diketahui, Pemerintah Indonesia menargetkan penurunan emisi karbon nasional sebesar 31% pada 2030 dengan upaya sendiri atau Nationally Determined Contribution (NDC).

Lantas, apa saja startegi besar Pertamina dalam proses transisi energi guna mencapai target netral karbon ini? Berikut petikan wawancara CNBC Indonesia bersama Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati di sela acara SOE International Conference di Nusa Dua, Bali, Senin (17/10/2022Indonesia sendiri kan baru saja merevisi meningkatkan untuk NDC 29% di 2030 menjadi 31%.

Oleh karena itu, Pertamina harus mempercepat proses NZE yang targetnya di 2060. Beberapa langkah kita lakukan dengan dekarbonisasi. Pertama, existing business kita yang hasilkan emisi, kita turunkan. Sejak tahun 2019 kita sudah hitung berapa penurunan karbon emisi. 2021 akhir kita berhasil turunkan 29%, kita hitung base-nya dari 2010, 2021 berapa yang bisa kita turunkan, itu sudah capai 29%.

Selengkapnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.