Mutiara – Mutiara diAntara Anak KPM PKH

oleh -416 Dilihat
oleh

HarApanNEWS.COM – Kegagalan demi kegagalan tidak memadamkan semangat dara cantik ini. Dia tetap mencoba jalur SBMPTN dengan pilihan ITERA. Ternyata pada pilihan terakhirnya inilah Siti mendapat kesempatan memulai hari – harinya belajar di kampus dengan beasiswa Bidikmisi. Kepada kontributor HarApanNEWS. com, Siti mengungkapkan, “Saya ingin menjadi wanita karir yang sukses dan mampu mandiri. Sedangkan impian terbesar dalam hidup Saya adalah memberangkatkan orang tua pergi haji atau umroh,” ucap Siti.

Selanjutnya masih ada Ulya Insanin Taqwin, anak dari Ibu Aisah dan Bapak Ihsanudin, KPM PKH Kampung Tanggul Rejo Kecamatan Kota Gajah. Gadis manis kelahiran Kota Gajah, 14 Agustus 1997 ini sedang proses menyelesaikan skripsinya di IAIN Metro. Ulya diterima di Jurusan Hukum Ekonomi Syariah melalui jalur SPAN – PTKIN dan mendapat beasiswa bidikmisi.

Berlatarbelakang Keluarga kurang mampu tidak menyurutkan tekadnya untuk maju. “Meski keluarga Saya serba kekurangan, namun saya tidak mau menyerah dengan keadaan. Apalagi orang tua Saya sangat menginginkan anak – nya sekolah setinggi – tingginya, “ujar gadis yang pernah merasakan belajar hanya menggunakan lampu dimar saat masih SD ini. Ulya, “mengungkapkan bantuan PKH sangat membantu keluarganya.”

Ulya aktif mengikuti berbagai kegiatan sejak masih SD hingga di bangku kuliah. Pramuka, Paskibra, seni tari dan musik, drumband, serta Bhakti Husada telah diikuti oleh alumni MA Ma’arif 09 Kota Gajah ini. Di kampus, Ulya aktif di PMII dan Dewan Mahasiswa Fakultas Syariah. “Bagi Saya organisasi merupakan wadah untuk membentuk pribadi Saya menjadi disiplin, berani, cerdas, dan menimba pengalaman,” kata Ulya.

Pada Februari 2019, melalui Student Mobility Program yang diprakarsai oleh Ibu Ida Umami,Wakil Rektor 3 IAIN METRO, Ulya bersama rekan – rekannnya yang tergabung dalam Ikatan Mahasiswa Bidikmisi IAIN METRO ( IKABIM ) mendapat kesempatan mengunjungi Singapura, Malaysia, dan Thailand. Perjalanannya ke – 3 negara memberikannya wawasan baru tentang kebudayaan, bahasa, sistem pendidikan dan mendapat kawan – kawan baru dari berbagai negara. “perjalanan itu merupakan pengalaman berharga dalam hidup Saya,” ucap Ulya lalu tersenyum manis. ( Lss )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.